{mosimage}PT Semen Padang bekerjasama dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan, Kota Padang menyelenggarakan Pelatihan Adat Salingka Nagari di kalangan ninik mamak, bundo kanduang serta anak nagari. Pelatihan tersebut dibuka Camat Lubuk kilangan, Nasril di Kantor KAN Lubuk Kilangan, Jalan Raya Gadut, Rabu (25/3).
Direksi PT Semen Padang diwakili Direktur Pemasaran Widodo Santoso saat menghadiri pembukaan pelatihan tersebut mengatakan kegiatan pelatihan Adat Salingka Nagari merupakan suatu hal yang penting dalam pelestarian budaya adat Minangkabau. Generai muda jangan sampai melupakan adat istiadat yang merupakan ciri khas suatu suku.
”Ini adalah suatu kegiatan kepedulian perusahaan terhadap pengembangan SDM masyarakat lingkungan kita. Awal tahun ini kita juga menggelar pelatihan ESQ di kalangan masyarakat dan unsur pemerintah, dan ini mendapat respon yang cukup baik oleh masyarakat,” ujar Widodo yang juga didampingi Sekretaris Perusahaan, Benny Wendry dan Kepala Biro Humas, Daconi di sela-sela kegiatan tersebut.
Ketua KAN Lubuk Kilangan, Basri Dt. Rajo Usali yang turut memberikan sambutan saat acara pembukaan tersebut mengungkapkan, pelatihan Adat Salingka Nagari tersebut sangat penting sekali, bukan saja untuk peningkatan pengetahuaan bagi ninik mamak, para datuk dan bundo kanduang, namun juga bagi anak nagari yang akan menggantikan posisi ninik mamak, datuk dan bundo kanduang saat ini.
Dia menjelaskan, dalam prosesi Adat Salingka Nagari itu misalnya perayaan pesta pernikahan atau kematian. Untuk pesta pernikahan anak kemenakan misalnya, ada proses dan tanggungjawab oleh unsur mamak, unsur sumando, bundo kanduang dan anak nagari. Tanggungjawab rang sumando tidak bisa dialihkan ke mamak.
”Nah, kondisi ini sering kita jumpai saat proses pernikahan sekarang. Misalnya, acara yang semestinya dipandu oleh rang sumando dikerjakan oleh ninik mamak. Apa sebab, karena sumando ini tidak tahu tata caranya” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas PT Semen Padang, Daconi menambahkan, pelatihan Adat Salingka Nagari tersebut juga sangat penting bagi generasi muda atau anak nagari sekarang. Masuknya budaya barat, generasi muda sekarang nyaris melupakan adat istiadat di nagarinya. Perusahaan tambah Daconi sangat mendukung kegiatan pelestarian adat dan budaya Minangkabau. ***