| Presiden SBY Panen Lagi di Area CSR Semen Padang |
Seluas 100 hektare kebun jagung kini terhampar rancak di Padang Buli-Buli, Pasaman Barat. Sebentar lagi akan panen raya dan hasilnya dijual untuk kebutuhan Sumbar. Panen akan dilakukan lagi Presiden Rl Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Jagung seluas itu merupakan program ketahanan pangan nasional melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang (CSR) bekerjasama dengan Pemkab Pasaman Barat. Seluas 100 ha tanaman Jagung dan 50 ha tanaman kedelai petani yang tergabung dalam kelompok tani (Gapoktan) Lubuak Pauh, Padang Buli-Buli, Nagaji Aua Kuning, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, kini dalam kondisi siap panen. Gubernur Sumbar, H. Gamawan Fauzi bersama Direktur Utama PT Semen Padang, Endang Irzal serta Wakil Bupati Pasbar, Risnawanto bersama staf dan SKPD terkait mencek kondisi kelayakan tanaman untuk siap dipanen, (9/6). Menurut rencana, panen raya tanaman hortikultura ini akan dilaksanakan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), 21 Juni 2009. Program ketahanan pangan dengan memberdayakan petani ini menurut Dirut PT Semen Padang, Endang Irzal merupakan bentuk perhatian PT Semen Padang melalui Program CSR dalam bidang pertanian. Ketahanan pa¬ngan di Pasbar merupakan yang kedua, setelah sukses panen raya di Kabupaten Dharmasraya pada 2008. Di samping Pasaman Barat, kesepakatan kerjasama yang ditandatangani 10 Maret 2009 juga dilaksanakan dengan Pemkab Kabupaten Tanah Datar. Endang lebih lanjut menuturkan, dalam kerjasama ini pihaknya menyediakan urea 20 ribu kg, NPK phonska 60 ribu kg, super phost 5.000 kg, pupuk kandang 100 ribu kg, herbisida, insektisida, kaptan dan fungisida senilai Rp. 350 juta. Untuk lahan yang digarap, Pemkab bersama petani setempat yang menyediakan. Komoditi yang ditanam di kebun milik petani Pasaman Barat adalah jagung seluas 100 Ha dan kedelai seluas 50 Ha. Sementara untuk Kabupaten Tanah Datar adalah padi dan jagung dengan luas lahan 200 Ha. Sementara itu, Ketua Gapoktan Lubuk Pauh Padang Buli-Buli Nagari Aua Kuning, Hamzah Dt. Rajo Melayu menuturkan, dalam program ini dilibatkan 137 KK petani yang tergabung dalam Gapoktan yang ia pimpin. Lokasi perkebunan Gapoktan tersebut berada 12 km dari Kantor Bupati. Dari jalan utama, sepanjang 3,-6 km badan jalan yang masih belum diaspal. Gubernur Sumbar, Gamawan menuturkan, komoditi jagung, saat ini merupakan produksi yang paling tinggi di Sumbar. Tahun 2005, jumlah lahan yang ditanami jagung seluas 21.092 Ha dengan produksi 127826 ton. Angka itu meningkat signifikan ditahun 2008 menjadi 251.476 ton dengan luas lahan 36.858 Ha. Lain lagi dengan kedelai. Produksinya pada tahun 2008 sejumlah 396 ton di tas lahan seluas 210 Ha. Kondisi ini kata Gubernur, menunjukan bahwa sektor pertanian mampu bertahan dalam era krisis global. *** |
| < Prev | Next > |
|---|



Seluas 100 hektare kebun jagung kini terhampar rancak di Padang Buli-Buli, Pasaman Barat. Sebentar lagi akan panen raya dan hasilnya dijual untuk kebutuhan Sumbar. Panen akan dilakukan lagi Presiden Rl Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).