| 50 Karyawan Pensiun Dilepas Direksi |
|
Sebanyak 50 karyawan PT Semen Padang diberhentikan secara hormat oleh direksi PT Semen Padang di aula Wisma Indarung, Senin (23/11). Pemberhentian tersebut dilakukan karena karyawan bersangkutan telah memasuki masa pensiun terhitung bulan Juli, Agustus dan September 2009.
“Meski telah berhenti dan tidak berstatus karyawan lagi, namun silaturahmi antara kita jangan terputus. Hubungan emosional yang terbina selama ini, hendaknya tetap kita jaga dan pertahankan,” tutur Direktur Utama PT Semen Padang, Drs. Endang Irzal, MBA, Ak, dalam sambutannya. Dikatakan Endang, ke-50 karyawan tersebut telah memberikan pengabdian terbaik untuk kemajuan perusahaan. Kinerja, kesetiaan dan loyalitas mereka, telah mengantarkan perusahaan hingga mampu berkembang seperti sekarang. “PT Semen Padang sebagai entitas bisnis sangat membutuhkan orang-orang seperti mereka. Namun, karena berbagai peraturan dan perundang-undangan mengikat perusahaan ini, akhirnya kita harus berpisah hari ini,” kata Endang Irzal. Kepala Biro Personalia, Trisandi mengungkapkan, pelepasan karyawan yang telah memasuki masa pensiun terhitung Juli hingga September 2009 tersebut sejumlah 50 0rang. “Namun dapat hadir hari ini 48 orang. Dua lainnya meninggal dunia pada bulan Juli dan Agustus kemaren,” beber Trisandi. Ke-50 karyawan berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan PT Semen Padang serta yang diperbantukan pada anak perusahaan dan rekanan (Semen Gresik Grup.red) dengan masa bhakti yang juga berbeda, antara 21 tahun hingga 35 tahun. Mewakili para pensiunan, H. Zulkifli dalam kesan dan pesannya mengungkapkan rasa terima kasih mendalam terhadap PT Semen Padang. “Sangat banyak pesan dan kesan pada beberapa dekade yang telah kita lewati di perusahaan ini. Namun paling utama adalah perhatian penuh perusahaan terhadap peningkatan kesejahteraan karyawan. Dimulai tahun 1992 dengan meningkatkan gaji karyawan hingga 100 persen. Bahkan untuk setiap tahunnya, perusahaan tidak pernah lupa membagikan bonus jasa produksi sebanyak beberapa bulan gaji,” kata Buya, panggilan akrab Zulkifli. Rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang bernas, lanjut Buya, juga terlihat pada acara pelepasan karyawan kali ini. “Meski tertunda dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya, namun acara ini sangat khidmat. Direktur utama dengan para direksi dan pimpinan biro serta departemen duduk bersama dengan kami pensiunan. Tidak seperti biasa, yang pada setiap acara selalu duduk di depan,” tutur Buya. Menapaktilasi keberadaannya di PT Semen Padang, Buya terkenang saat-saat awal mendaftar di PT Semen Padang. “Pada tahun 70an itu hampir sama dengan sekarang. Para pencari kerja berdesak-desakkan untuk mendaftar ke perusahaan ini. Kami datang mencari kerja, karena lapangan pekerjaan saat itu sangat terbatas. Saya yang tergabung pada Cakar 3 (angkatan 3 pada tahun 70an.red) hanya diterima 118 orang dari 1200an yang melamar,” kenang Buya. Seiring waktu berjalan, antusiasme masyarakat terhadap perusahaan semen tertua di Indonesia ini terus meningkat. Pada 2008 kemaren, dari 55 karyawan yang akan direkrut, jumlah pelamar mencapai 20.000 orang lebih. “Saat ini kita telah diwisuda dari PT Semen Padang. Meski para pensiun telah berusia senja, namun tidak boleh berdiam diri dan berpangku tangan. Setelah beberapa lama mengabdi terhadap perusahaan, kini saatnya kita mengabdi penuh pada masyarakat dan lingkungan,” tekan Ketua Ikatan Keluarga Pensiunan PTSP, Drs. Nurnas. Nurnas mengungkapkan, Ikatan Keluarga Pensiunan PTSP terbentuk sejak tahun 1977, dengan jumlah anggota hingga 2009 mencapai 1.700 orang lebih. Saat gempa 31 September kemaren, banyak rumah pensiunan yang mengalami rusak berat, sedang dan ringan. “Kita sangat mengharapkan perhatian PT Semen Padang untuk membantu meringankan beban para pensiun yang menjadi korban gempa,” harap Nurnas. Gayung pun bersambut. Direktur Utama PT Semen Padang, Drs. Endang Irzal, MBA., Ak., menjanjikan dana sebanyak Rp100 juta yang akan diserahkan pada Ikatan Keluarga Pensiunan PTSP dalam waktu dekat. Acara dilanjutkan dengan pemberian plakat dan SK Pensiun untuk masing-masing pensiunan oleh direksi secara bergantian, yang dimulai Direktur Utama PT Semen Padang, Endang Irzal, Direktur Pemasaran, Widodo Santoso, Direktur Litbang & Ops, Tresdi Arma, Direktur Produksi, Munadi Arifin dan Direktur Keuangan, Eprilyono Budi. Selanjutnya pemberian cendramata berupa bingkisan dan souvenir yang diberikan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Endang Irzal, Ketua Serikat Pekerja Semen Padang, Harmen A. Nashar, dan Pembina Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang, Ny. Eva Endang Irzal. *** |
| < Prev | Next > |
|---|



