• PT Semen Padang
  • PT Semen Padang
  • PT Semen Padang
Kesehatan dan Keselamatan Kerja Membaik

ImageMenjelang usia satu abad pada 18 Maret mendatang, berbagai prestasi terus diukir PT Semen Padang dan menjadi pencapaian kinerja yang membanggakan. Penghargaan demi penghargaan sejak tahun 2004, berhasil diraih dan dibukukan menjadi catatan sejarah penting dalam perjalanan pabrik semen tertua di tanah air ini.

Atas berbagai prestasi tersebut, satu kunci yang sangat sentral yakni perhatian serius terhadap peningkatan sumberdaya manusia yang dimiliki. Sebagai satu dari tiga misi perusahaan, Mengembangkan Sumberdaya Manusia yang Kompeten dan Profesional, telah dipoles sedemikan rupa dengan penerapan prinsip-prinsip profesionalisme, proporsional, efektif, efisien dan inovatif. Tidak heran jika upaya keras, terarah dan berkesinambungan tersebut, terus diawasi dari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama terkait kesehatan dan keselamatan tenagakerja.

“Kesehatan dan keselamatan tenagakerja adalah aset yang sangat berharga bagi perusahaan. Untuk itu, kepada seluruh unit kerja di lingkungan PTSP agar terus mengawasi unit masing-masing agar target zero accident (tidak terjadi kecelakaan.red) tahun 2010 ini bisa terujud,” tutur Direktur Utama PTSP, Drs.. Endang Irzal MBA. Ak. saat menjadi pembina pada Upacara Pembukaan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Nasional dan Bulan Mutu PTSP 2010 di Pelataran Parkir Kantor Pusat, Senin (11/1).

Pada tahun 2009, tingkat kecelakaan kerja industri di PTSP berhasil ditekan dibanding tahun sebelumnya. Data yang dihimpun Tim Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) PTSP, jumlah kecelakaan kerja selama 2008 terdapat 37 kasus dan menurun menjadi 25 kasus pada tahun 2009.

“Kita syukuri kecelakaan kerja terus menurun. Namun target kita kalau bisa tidak terjadi kecelakaan atau zero accident,” kata Endang Irzal.
Mengantisipasi kecelakaan kerja bukan hanya menjaga keselamatan diri, namun juga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Makanya, sehubungan berakhirnya masa tugas Tim K3LH 2009/2010, diminta pimpinan unit kerja mempersiapkan kepengurusan Tim K3LH yang baru untuk mewujudkan target. Sebab dari data yang diterima perusahaan, dari 25 Tim K3LH yang terdaftar, hanya sekitar 50 persen yang aktif melakukan safety meeting dan safety inspection. Sedangkan selebihnya tercatat kurang aktif.

“Untuk itu kita minta pimpinan unit kerja segera membentuk kepengurusan K3LH untuk dapat dilantik saat penutupan Bulan K3 Nasional ini. Namun demikian, seluruh karyawan terutama yang terlibat dalam tim K3LH ini harus terus mengampanyekan pentingnya K3LH dalam melaksanakan pekerjaan,” tekan Dirut.

Pentingnya menyukseskan program K3LH oleh PTSP juga sesuai program pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Menakertrans RI).
Dalam sambutan Menakertrans RI yang dibacakan Endang Irzal saat Upacara Pembukaan Kampanye K3 Nasional dan Bulan Mutu PTSP 2010 tersebut, juga ditekankan pentingnya menyukseskan K3 dalam kemajuan perusahaan.

Lahirnya Bulan K3 Nasional tak terlepas dari prakarsa buruh-buruh pada masa penjajahan Belanda. Tahun 1910 secara legal formal pemerintah Hindia Belanda menetapkan dan memberlakukan peraturan keselamatan kerja veiligheidsreglement 1910 (VR 1910), yang selanjutnya lahir peraturan-peraturan berkaitan dengan keselamatan kerja.
Tahun 2010 ini, sebut Menakertrans RI, tepat 100 tahun ditetapkannya peraturan keselamatan kerja. Momentum ini harus dijadikan kebangkitan kedua bangsa Indonesia untuk melaksanakan K3 secara konsekuen dan konsisten berdasarkan Undang-undang nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja.

Memperingati Hari K-3 Nasional kali ini, jajaran PTSP juga menggalakkan bulan mutu PT SP yang meliputi konvensi mutu, presentasi pakar dan champions. Juga sosialisasi SMSP, pemilihan kontraktor teladan K-3, pemilihan Tim K3LH teladan, pemilihan tempat kerja teladan K3, lomba penanggulangan bahaya kebakaran, lomba foto K3 lomba cerdas cermat K3, lomba poster K3, donor darah dan serangkaian kegiatan terkait bernuansa K3 dan sosial kemasyarakatan. Bagi mereka yang beruntung mendapatkan doorprize semen yang kuponnya digantungkan pada. balon.

Kegiatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat dan kontribusi kepada perusahaan tersebut akan dievaluasi untuk pelaksanaan tahun berikunya. “Jika kegiatan yang digelar tidak memberikan manfaat, tentu tidak akan kita gelar lagi,” lanjut Endang.

 
< Prev   Next >