• PT Semen Padang
  • PT Semen Padang
  • PT Semen Padang
Prof Arief Rachman Motivasi Guru PAUD Sumbar

Image“Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini adalah proses pendidikan usia emas bagi anak-anak 0-5 tahun. Anak-anak diibaratkan mesin fotokopi. Artinya, baik buruk pendidikan yang diberikan kepada mereka, tergantung PAUD itu sendiri,” ujar Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Dr. Arief Rachman dihadapan jajaran Direksi PT Semen Padang, Pengurus Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) serta Forum Komunikasi Semai Benih Bangsa saat tampil sebagai Pembicara saat Seminar PAUD di Gedung Serba Guna (GSG), Kompleks PT SP Indarung, Senin (15/2).

 

Selain itu, Arief Rachman juga menekankan pentingnya pembinaan pendidikan yang menekankan pembentukan watak budi pekerti yang mendidik anak menjadi bertaqwa, berkepribadian matang, berilmu dan memiliki rasa kebangsaan.

“Sukses pendidikan anak itu, dibentuk oleh orangtua, siswa dan guru yang efektif. Ketiga faktor ini, menjadi faktor terciptanya anak didik yang tidak hanya cerdas, secara otak tapi cerdas secara spiritual,” paparnya di depan 400 orang guru PAUD se-Sumbar.

Menurut Pengamat Pendidikan  yang sering muncul di layar televisi itu, peranan tenaga pendidik memiliki nilai dalam membentuk kecerdasan anak—selain dari orangtua di rumah. Di era teknologi ini, guru yang diharapkan anak didik adalah pupil centered (berorientasi kepada siswa), dinamis dan demokratis.

Namun sangat disayangkan, saat ini masih banyak guru yang hanya berorientasi untuk mengajar anak didik. Padahal, tugas guru tidak hanya mengajar tapi untuk mendidik.

Sementara itu, Dirut PTSP, Endang Irzal, dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan Seminar sehari PAUD ini adalah bentuk kepedulian PTSP terhadap dunia pendidikan Sumbar, melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR). PAUD masih dipandang sebelah mata selama ini. Padahal, PAUD sangat penting sebagai cikal bakal kecerdasan manusia setelah dewasa.

“Untuk itu, PT Semen Padang sangat komit meningkatkan kualitas PAUD anak-anak di Sumbar ini. Tahun lalu kita sudah kirim instruktur dari 12 PAUD untuk mengikuti pelatihan PAUD SBB berkarakter di yayasan IHF Tapus Bogor. Kedepan akan kita tingkatkan lagi, sehingga proses PAUD itu terencana dengan kurikulum yang jelas,” katanya.

 
< Prev   Next >