| PTSP Bangkitkan Tradisi Silek dengan Menggelar Kejuaraan Pencak Silat |
|
Kejuaraan Pencak Silat ini digagas oleh Forum Komunikasi Karyawan PT Semen Padang (FKKSP) dengan tujuan merangsang anak muda untuk kembali menggeluti silat tradisi Minang yang kian terancam punah. Selain itu, tujuan lain diadakannya iven ini adalah untuk mengembalikan pamor silat tradisi Minang ke level nasional. Menurut Ketua Umum FKKSP, Agus B Nurbiantoro, digelarnya Kejuaraan Pencak Silat ini untuk merangsang generasi muda menerjuni olahraga ini. Soalnya, silat tradisi Minangkabau terancam punah, karena kurangnya animo generasi muda untuk mempelajarinya. “Saat ini generasi muda lebih tertarik mempelajari ilmu beladiri yang berasal dari luar karena cukup mudah dikuasai. Adapun seni silat tradisi Minang dinilai sangat rumit, berfilosofi tinggi, bahkan ilmunya cukup sulit didapat. Karena itu, untuk tahap awal kami menggelar kejuaraan ini,” ungkap Agus yang didampingi Ketua Panitia Amral Ahmad. Iven dengan total hadiah sebesar Rp34,5 juta plus piala dan piagam ini rupanya mendapat antusias dari sejumlah perguruan silat yang ada di Sumatera Barat. Beberapa hari menjelang digulirnya pertandingan, sebanyak 152 pesilat dari 18 perguruan silat yang ada di Sumbar menyatakan ikut ambil bagian pada iven yang bakal mempertandingkan dua nomor itu, yakni silat laga dan pertandingan silat tradisional. Untuk nomor silat tradisional, sebanyak 39 perguruan sudah mendaftarkan diri ke panitia. Pada nomor silat laga, akan mempertandingkan kelas A hingga E. Sementara untuk nomor silat tradisional akan mempertandingkan kelas berpasangan putra 9-16 tahun, berpasangan putra 17-18 tahun, dan berpasangan putri 9-18 tahun. Muara dari diadakannya Kejuaraan Pencak Silat ini tak lain adalah mencari kembali pesilat Sumbar untuk PON XVIII 2010 di Riau nanti, serta untuk menyeleksi pesilat interen FKKSP. “Selama ini pencak silat disebut-sebut berasal dari Minangkabau. Namun prestasi Sumbar di kancah Nasional beberapa tahun ini kurang memuaskan. Ironisnya lagi, di kancah Internasional, nama Indonesia tak lagi harum, bahkan tak lebih baik dari pesilat luar negeri. Padahal kita adalah akar dari tradisi silat itu sendiri. Nah, untuk menyikapi itu FKKSP memberikan sumbangsih kecil untuk kembali membangun pesilat andal yang kita miliki,” sebut Amral Ahmad. |
| < Prev | Next > |
|---|



Menyikapi kian memudarnya tradisi pencak silat di tengah masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, PT Semen Padang menggelar Kejuaraan Pencak Silat Pandeka Minang Se-Sumbar. Acara ini dihelat 1-4 Maret, bertempat di GOR PT Semen Padang, Indarung, Padang.