| LAZ Semen Padang Salurkan Bantuan Pendidikan 2 M |
![]() Lembaga Amil Zakat (LAZ) PT Semen Padang pada tahun 2010 ini menyalurkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp2 miliar lebih bagi anak-anak dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. “Bantuan pendidikan ini ada dua kategori yakni biaya masuk sekolah, dan biaya rutin pendidikan. Untuk biaya masuk sekolah sudah dicairkan mulai Rabu, 7 Juli 2010, sampai dengan akhir bulan ini,” kata Ketua Yayasan LAZ Semen Padang, Zulfinal Munir, di sela-sela kesibukannya melayani masyarakat Kota Padang, di kantornya, Indarung, Padang, Rabu (7/7). Pada tahun ini, LAZ Semen Padang menyalurkan biaya masuk sekolah bagi 3.500 anak mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi. Jumlah penerima bantuan masuk sekolah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 2.700 anak dengan nilai bantuan, Rp1,8 miliar.Menurut Zulfinal, nominal bantuan masuk sekolah tersebut bervariasi, yakni untuk SD senilai Rp400 ribu, SMP Rp500 ribu, dan SMA Rp600 ribu. Sedangkan untuk masuk Perguruan Tinggi, antara Rp1 juta s.d. Rp1,5 juta. “Nominal bantuan itu merupakan bantuan maksimal. Artinya, dalam satu keluarga hanya satu anak yang dibantu. Nominal itu diberikan kalau ada saudara dari si anak, juga sedang menempuh pendidikan,” katanya. Sementara biaya rutin pendidikan dari LAZ Semen Padang pada tahun 2010 ini dialokasikan sebesar Rp800 juta. Bantuan itu disalurkan bagi 400 anak, dengan nominal tiap bulannya, Rp50 ribu untuk SD, Rp100 ribu untuk SMP, Rp150 ribu SMA, dan Rp200 ribu untuk mahasiswa. Dan hingga 31 Mei 2010, LAZ Semen Padang sudah menyalurkan biaya pendidikan sebesar Rp571.307.400. Menurut Zulfinal, bantuan pendidikan dan modal usaha merupakan batuan terbesar dari total Rp10 miliar dana yang dikelola LAZ tahun ini. Untuk modal usaha tahun ini disalurkan sekitar Rp3,5 miliar. Selain itu, LAZ Semen Padang juga menyalurkan bantuan honor garin/guru TPA, bantuan biaya hidup bagi fakir, miskin, dan mualaf, bantuan biaya operasional lembaga sosial dan pendidikan, biaya pengobatan dan perawatan fakir dan miskin, bantuan bencana alam, dan bantuan perbaikan rumah bagi warga miskin. Hingga 31 Mei 2010, LAZ PT Semen Padang sudah menyalurkan 2,9 miliar lebih. Zulfinal menyebutkan, LAZ Semen Padang tidak mempersulit masyarakat miskin yang ingin mengajukan bantuan. Persyaratan yang diajukan berupa surat miskin dari luarh, denah rumah, kartu keluarga dan KTP. Petugas dari LAZ kemudian melakukan survei ke lapangan untuk memeriksa keabsahan permohonan yang diajukan. Zulfinal mengakui dari survei di lapangan ada juga masyarakat yang mengajukan bantuan berasal dari latar belakang keluarga mampu. Terhadap kondisi ini, LAZ mengambil keputusan tidak membantu. “Kami dari LAZ memiliki program untuk menanggulangi kemiskinan, yakni kemiskinan ilmu dan kemiskinan materi. Sementara yang berpenghasilan lebih (qhairul) merupakan yang tidak layak menerima,” katanya. Terkait bencana gempa 2009, LAZ Semen Padang telah menyalurkan bantuan untuk perbaikan gedung Rp200 juta bagi Parabek Bukittinggi. Sedangkan yang dalam proses penyaluran adalah MTsN Alfurqan Rp200 juta. Termasuk Rp100 juta, bantuan dari Ikatan Keluarga ITS Surabaya. Dana yang disalurkan LAZ tersebut dihimpun dari zakat gaji para karyawan PT Semen Padang grup yang dipotong2,5 persen setiap bulannya. Terimakasih Para ibu penerima bantuan biaya masuk sekolah dari LAZ Semen Padang menyampaikan terimakasih atas bantuan perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu. “Saya berterimakasih pada Semen Padang dan sangat bersyukur pada Allah Swt, karena atas bantuan Semen Padang, mampu meringankan biaya masuk sekolah anak kami,” tutur Marianti (33), warga Palinggam Padang. Marianti tampak menunggu antrean bersama puluhan ibu di depan Kantor LAZ Semen Padang, untuk mencairkan dana masuk SD untuk anaknya Alicia (6 tahun). “Anak saya akan masuk SD 011 Pasar Mudik. Dengan bantuan ini, saya juga bisa membeli kebutuhan sekolah buat anak saya,” kata ibu rumah tangga yang suaminya bekerja sebagai pengumpul barang-barang bekas. Ucapan terimakasih juga disampaikan Asmaniar (35), warga Mato Air Padang. “Anak saya Rizki , 7 tahun, akan masuk SD bulan ini. Sementara suami saya hanya bekerja sebagai tukang angkat di Pasar Raya Padang,” katanya. Bantuan dari LAZ PT Semen Padang bagi Asmaniar bukan hanya kali ini. Beberapa tahun lalu dia juga mendapat bantuan modal usaha, Rp200 ribu. Sementara bagi Ramadiah (52), bantuan LAZ Semen Padang sangat bermanfaat bagi keluarganya. “Anak bungsu saya Marfanda bisa masuk SD tahun ini. Alhamdulillah,” tutur wanita paroh baya yang suaminya bekerja sebagai tukang becak di Pelabuhan Muaro Padang. |
| < Prev | Next > |
|---|



