• PT Semen Padang
  • PT Semen Padang
  • PT Semen Padang
Pesilat FKKSP Raih Perak dan Perunggu di Kejuaraan Internasional
Image

Satu lagi prestasi membanggakan diraih atlet-atlet binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang (FKKSP). Setelah sukses di cabang angkat berat dan renang, para atlet binaan FKKSP juga gemilang di cabang silat, Perisai Diri (PD) yang meraih satu perak, dan satu perunggu pada Kejuaraan Internasional Perisai Diri (Perisai Diri Internasional Championship) ke-6 di Padepokan Silat Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, 17 s.d. 24 Juli 2010.

“Medali perak disabet Aulia Gusti Perdana di kelas 85-90 kg, dan perunggu diraih Dwi Yudi Saputra di kelas 60-65 kg,” kata Ketua Seksi PD FKKSP, Very Herjanto, didampingi pelatih, Yuharmen, dan Mardas, di Padang, Rabu (28/7).

Kejuaraan internasional yang digelar sekali tiga tahun itu diikuti delapan negara, yakni Indonesia, Timur Leste, Jepang, Australia, Swiss, Belanda, Inggris, dan Jerman. Dari Indonesia, atlet yang turun berasal dari 24 provinsi.

Menurut Very Heryanto, ada delapan pesilat PD FKKSP yang diturunkan bertanding, yakni Yandrizal (meraih delapan besar di kelas 50-55 kg), Rozi Oktavianus (55-50 kg), Dwi Yudi Saputra (60-65 kg), Aulia Gusti Perdana (85-90), Velnika Elmanisar (45-50), Sucita Pratiwi (50-55 kg), dan Kori Yolanda (55-60 kg). Delapan atlet ini didampingi dua pelatih, Yuharman, dan Mardas. Very mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih para atlet binaannya. “Kami bangga. Apalagi ini merupakan kejuaraan internasional,” katanya.

Menurut pelatih PD, Yuharmen, sebenarnya Aulia Gusti Perdana bisa meraih emas dalam kejuaraan tersebut karena lawannya melakukan pelanggaran dengan memukul bagian kepalanya. “Seharusnya lawan Aulia didiskualifikasi. Namun protes kami tidak diindahkan wasit,” katanya.

Pada kejuaraan serupa sebelumnya, pesilat FKKSP meraih dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Emas diraih Aulia Gusti Perdana dan Harda Dedali. Sedangkan perak diraih Indrianto, dan Velnika Elmanisar. Perunggu direbut Gustia Dewi.

Menurut Very Heryanto, kejuaraan tersebut dapat dijadikan sebagai ajang menambah pengalaman tanding bagi atlet PD FKKSP. Di samping itu untuk mengukur sejauh mana pembinaan yang dilakukan FKKSP selama ini. “Kami menyadari dibandingkan atlet Jawa dan Bali, Sumbar masih jauh tertinggal dalam pembinaan,” kata Very. Oleh karena itu, kata dia, pembinaan akan terus ditingkatkan. Khusus untuk Aulia Gusti, akan dikirim ke padepokan di Jawa untuk berlatih.

PD FKKSP menargetkan mengirimkan enam pesilat untuk PON XVIII 2012. “Itu target internal kami. Kami berharap bisa memberangkatkan enam pesilat ke PON XVIII. Sebelum itu, para pesilat dipersiapkan mengikuti ajang Porprov dan Porwil,” kata Very. Pada PON IV 1996, di Jakarta, pesilat PD binaan FKKSP sukses meraih medali perak.

 
< Prev   Next >