07 Juli 2026 • Berita
Dwi Soetjipto Isi Sharing Session di PT Semen Padang; Perusahaan Dituntut Lakukan Transformasi
51 Kali dilihat
PADANG, 6 Juli 2026 – PT Semen Padang menggelar sharing session dengan menghadirkan narasumber Prof. (H.C.) Dr. Ir. Dwi Soetjipto, M.M. Kegiatan bertema “Leading Transformation: Membangun Daya Saing dan Keberlanjutan Industri Semen Nasional” dengan materi “Strategic Leadership: Leadership for Sustainable Competitive Advantage” itu digelar di Wisma Indarung, Senin (6/7/2026).
Dalam pemaparannya, Dwi Soetjipto menekankan bahwa kepemimpinan strategis menjadi faktor penentu keberhasilan organisasi pada abad ke-21. Menurutnya, organisasi tidak lagi cukup mengandalkan pendekatan manajemen tradisional karena harus menghadapi berbagai tantangan global, seperti percepatan perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, otomatisasi, volatilitas ekonomi dunia, ketidakpastian geopolitik, hingga meningkatnya ekspektasi para pemangku kepentingan.
Keberhasilan perusahaan saat ini tidak hanya ditentukan oleh efektivitas operasional, tetapi juga oleh kemampuan membangun organisasi yang sehat, adaptif, memiliki visi jangka panjang, serta mampu menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Dalam kondisi persaingan yang semakin dinamis, perusahaan dituntut memiliki kemampuan melakukan transformasi dan membangun keunggulan kompetitif secara berkelanjutan,” katanya.
Dwi juga menguraikan pentingnya keseimbangan antara orientasi jangka pendek dan jangka panjang melalui kerangka Co-Alignment Framework. Seorang pemimpin strategis, katanya, harus mampu mengelola berbagai tuntutan secara bersamaan, mulai dari investasi, inovasi, efisiensi operasional, eksplorasi peluang baru, hingga menjaga keseimbangan antara fleksibilitas organisasi dan mekanisme pengendalian yang efektif.
Selain itu, ia memaparkan empat pendekatan kepemimpinan organisasi, yakni Clans, Stars, Teams, dan Leadership Networks, yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Di tengah kompleksitas dunia usaha, pemimpin juga harus mampu mengatasi berbagai hambatan dalam pengambilan keputusan strategis, seperti keterbatasan informasi, dinamika politik internal perusahaan, serta kepentingan antarkelompok dalam organisasi,” ujarnya.
Menurut Dwi, kepemimpinan yang efektif juga harus mampu menghadirkan visi yang kuat, membangun kepercayaan, menginspirasi perubahan, dan menumbuhkan budaya organisasi yang adaptif.
“Dengan demikian, perusahaan memiliki kemampuan untuk terus bertransformasi sekaligus mempertahankan daya saing di tengah perubahan lingkungan bisnis yang berlangsung sangat cepat,” pungkasnya.
Melalui sharing session tersebut, PT Semen Padang berharap seluruh insan perusahaan memperoleh perspektif baru dalam memperkuat kepemimpinan strategis, mempercepat transformasi perusahaan, serta meningkatkan daya saing bisnis.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang untuk terus membangun budaya belajar, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mendukung keberlanjutan industri semen nasional pada masa depan.
**Rangkaian HUT**
Kegiatan sharing session itu merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pengambilalihan PT Semen Padang. Momentum ini menjadi penting bagi perusahaan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis sekaligus mempertegas komitmen dalam menghadapi dinamika industri semen yang semakin kompetitif.
Dwi Soetjipto merupakan tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin transformasi berbagai perusahaan strategis nasional. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Padang, Direktur Utama PT Semen Gresik, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), hingga Ketua SKK Migas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Indrieffouny Indra, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, serta staf pimpinan perusahaan.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, atas nama manajemen, pihaknya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang bertepatan dengan momentum bersejarah perusahaan.
“Kehadiran Pak Dwi Soetjipto menjadi kesempatan berharga bagi seluruh insan perusahaan untuk memperoleh wawasan mengenai kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Pri memaparkan kondisi terkini PT Semen Padang, seperti kapasitas produksi semen dan klinker per tahun. Kapasitas tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pasokan semen nasional sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Kemudian, Pri juga menyebutkan rata-rata penjualan domestik PT Semen Padang pada Semester I Tahun 2026, dengan cakupan pemasaran di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau Daratan, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Lampung. Wilayah Sumatera Barat, Riau Daratan, dan Sumatera Utara masih menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan domestik perusahaan.
Selain melayani pasar reguler, PT Semen Padang juga memperkuat sinergi di lingkungan SIG Group melalui skema Inter Company Sales (ICS). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi optimalisasi kapasitas produksi sekaligus memperkuat kolaborasi antar-anak usaha dalam grup.
Dari sisi sumber daya manusia, PT Semen Padang saat ini didukung oleh 1.240 karyawan organik yang tersebar pada berbagai jenjang jabatan, serta tenaga alih daya yang mendukung operasional perusahaan.
“Pengembangan kompetensi SDM terus menjadi prioritas sebagai modal utama dalam menjaga daya saing dan keberlanjutan bisnis perusahaan,” ujarnya.
Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Indrieffouny Indra, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Prof. Dwi Soetjipto hadir untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada keluarga besar PT Semen Padang.
Menurutnya, pengalaman panjang yang dimiliki Dwi Soetjipto dalam memimpin transformasi berbagai perusahaan nasional merupakan bekal berharga yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran manajemen dalam menghadapi tantangan industri saat ini.
“Terima kasih atas kesediaan Pak Dwi untuk berbagi di PT Semen Padang. Saya berharap bisa juga berbagi di anak-anak usaha SIG lainnya,” kata Indrieffouny Indra. (*)
